Tips Menjalankan Bisnis Afiliasi tanpa Blog atau Website

Ada banyak menjalankan bisnis afiliasi yang dapat Anda pilih. Umumnya, para afiliater perlu terlebih dahulu membuat blog atau website. Media tersebut nantinya digunakan sebagai tempat memposting ulasan produk yang dimiliki oleh affiliate merchant atau penyedia program afiliasi. Atau, pemilik blog dapat menempatkan banner dari situs afiliasi di ruang iklan yang tersedia. Pertanyaannya, haruskah Anda memiliki sebuah website untuk bisa memperoleh pendapatan dari bisnis berbasis afiliasi ini?



Bisnis afiliasi merupakan salah satu cara mendapatkan penghasilan dari internet tanpa modal besar. Anda hanya diharuskan untuk berperan sebagai perantara yang mendatangkan pembeli bagi supplier. Apabila terjadi transaksi pembelian yang dilakukan melalui iklan yang Anda pasang, maka Anda akan memperoleh komisi.

Anda akan menemukan beragam pilihan program bisnis afiliasi di dunia maya. Misalnya Google Adsense, Amazon dan Clickbank. Selain ketiga itu, masih ada penyedia program yang lain. Beberapa mengharuskan Anda memiliki sebuah blog atau website terlebih dahulu. Namun, adapula affiliate merchant yang memberikan keleluasaan bagi afiliater yang tidak mempunyai blog. Sebagai gantinya, dibutuhkan cara lain untuk menjalankan bisnis afiliasi tersebut, di antaranya:

  • Menggunakan jejaring sosial

Anda tentu sudah familiar dengan berbagai sosial media seperti Facebook dan Twitter. Dewasa ini, platform tersebut sering dijadikan sebagai lahan promosi. Begitu banyak iklan bertebaran di sosial media. Sebagai seorang afiliater, Andapun dapat memanfaatkan media yang sama untuk mengiklankan produk afiliasi. Jangan lupa untuk membuat postingan yang menarik minat pembaca untuk mengklik situs merchant yang disertakan. Meskipun cukup efektif, cara ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena dapat membuat orang lain bosan.

  • Memasarkan produk secara offline

Cara ini tetap bisa dipilih meskipun tidak menjanjikan potensi peningkatan pendapatan yang besar. Selain itu, beriklan di media massa seperti koran dan majalah cenderung lebih merepotkan. Tetapi, tidak ada salahnya tetap dicoba, karena tidak menutup kemungkinan masih ada target pasar yang cenderung mencari informasi produk secara offline.

  • Memasarkan produk melalui email

Cara ini sering disebut email marketing. Anda dapat menyusun surat elektronik yang berisi iklan dan mengirimkannya ke target pasar yang potensial. Diharapkan untuk tidak sembarang mengirim email atau dalam jumlah dan frekuensi yang berlebihan, sebab dapat dianggap sebagai spam.

  • Memposting artikel di Ezine

Apabila Anda memiliki keahlian menulis artikel, maka Anda dapat memanfaatkan layanan posting tulisan gratis di article directory seperti Ezine dan situs sejenis. Di dalam artikel tersebut, Anda bisa menyisipkan link yang mengarah ke situs merchant.

  • Membuat E-book

Manfaatkan bakat menulis Anda dengan membuat e-book. Buatlah tulisan yang informatif sehingga menarik perhatian pembaca dengan mudah. Tentunya Anda perlu mensinkronkan konten e-book dengan produk afiliasi yang dipromosikan dan sertakan banner menuju situs merchant di bagian akhir e-book tersebut.

  • Bergabung dalam media diskusi online

Meskipun tidak memiliki website atau blog, Anda tetap bisa menjalankan bisnis afiliasi dengan bergabung dalam sebuah forum. Anda juga tetap bisa memanfaatkan fasilitas chatting. Tentunya, Anda harus memilih jenis forum atau media chatting yang relevan dengan produk yang akan diiklankan. Dengan begitu, Anda dapat menghindari masalah out of topic (OOT) yang menjadikan postingan tidak bermanfaat.

Apakah Anda tertarik untuk bergabung dalam program afiliasi Amazon? Merchant satu ini sangat populer. Salah satu trik untuk menjalankan bisnis afiliasi dari penyedia program tersebut tanpa website adalah dengan memiliki akun di situs The Fancy.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Tips Menjalankan Bisnis Afiliasi tanpa Blog atau Website"

Post a Comment

Popular Posts